Dasar Fatwa Halal MUI

20 Desember 2015 - Ragam Informasi

Sumber Gambar

Disinyalir, masih ada pihak-pihak yang ‘nyinyir’ dan mempertanyakan Legal Standing, atau dasar hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam penetapan fatwa untuk kepentingan umat di Indonesia. Demikian indikasi yang dikemukakan Dr.H.M. Asrorun Niam Sholeh, M.A.

Menjawab kenyinyiran ini, maka Sekretaris Komisi Fatwa (KF) MUI ini pun menjelaskan, dalam pertemuan silaturahim para Anggota KF MUI dengan kepengurusan LPPOM MUI di Global Halal Center, kantor LPPOM MUI Bogor.

Ketika ada masalah-masalah keagamaan yang membutuhkan pendalaman dan jawaban, banyak masyarakat Muslim, yang merupakan mayoritas penduduk negeri ini, bertanya kepada ulama, baik sebagai personal maupun kelembagaan. Begitu pula dalam masalah sosial-kemasyarakatan dan kenegaraan.

Hal ini selaras dengan makna ayat, “… maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui.” (Q.S. An-Nahl: 43).

Gambar via: LPPOM MUI

Memberikan Kaidah Penuntun dan Bimbingan

Berkenaan dengan hal terakhir ini, ia menambahkan, ada hubungan yang sangat erat antara norma agama dengan praktek sosial-kemasyarakatan. Dalam hal ini, “Komisi Fatwa MUI berperan dalam kerangka memberikan kaidah penuntun dan bimbingan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Diantaranya melalui mekanisme penetapan fatwa, agar menjadi panduan dalam penyusunan kebijakan dalam merespon dinamika kemasyarakatan, termasuk juga bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek),” tuturnya

Karena Indonesia sebagai negara hukum, maka dibutuhkan mekanisme pengakuan secara formal terkait dengan fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh MUI. Jadi secara ‘de facto’ MUI, dalam hal ini KF MUI bertindak sebagai Lembaga Ifta’ (Lembaga Penetapan Fatwa) guna memenuhi fungsi layanan keagamaan bagi masyarakat. Dan produknya disebut sebagai Legal Opinion, atau pandangan/pendapat hukum.

Legal opinion ini bisa bergerak dan ditingkatkan/diperkuat menjadi Legal Binding (Keputusan Hukum yang mengikat) ketika sudah ada mandat dari Ulil-Amri. Beberapa fatwa MUI ada yang telah bergerak dan dikukuhkan menjadi Legal Binding. Seperti fatwa yang terkait dengan ekonomi syariah, tatanan kehidupan sosial-kemasyarakatan yang diserap menjadi peraturan perundang-undangan maupun Peraturan Pemerintah lainnya, termasuk fatwa yang terkait dengan produk halal.

Dan secara ‘de Jure’, penetapan fatwa tentang produk halal oleh MUI telah dikukuhkan secara formal melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Badan POM serta MUI. Yakni, penjaminan untuk produk halal, otoritas fatwanya adalah oleh MUI. Dan SKB ini dikuatkan kembali melalui penetapan Undang-undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) yang telah disahkan oleh DPR pada tahun 2014 lalu. Artinya, de facto dan de jure penjaminan serta penetapan fatwa produk halal melalui kelembagaan MUI telah mendapatkan Legal Standing yang kuat. (Usm).

Sumber: LPPOM MUI (dengan penambahan redaksi seperlunya)

"Keep the Halal Way" - Chef Dala

Mendidik Anak Tentang Makanan Halal Sejak Dini

12 Januari 2016 - Ragam Informasi

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, haruslah makanan yang halal dan baik. Hal ini telah dicontoh...

Mendidik Anak Tentang Makanan Halal Sejak Dini

12 Januari 2016 - Ragam Informasi

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, haruslah makanan yang halal dan baik. Hal ini telah dicontoh...

Madu Jadi Kunci Memasak Kuliner Jepang Halal

12 Januari 2016 - Seputar Halal

Pecinta kuliner Jepang pasti tahu salah satu bumbu wajib kuliner Jepang, mirin. Bumbu dapur ini...

Madu Jadi Kunci Memasak Kuliner Jepang Halal

12 Januari 2016 - Seputar Halal

Pecinta kuliner Jepang pasti tahu salah satu bumbu wajib kuliner Jepang, mirin. Bumbu dapur ini...

Kesadaran Mengkonsumsi Makanan Halalan Thayyiban

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Sesungguhnya kesadaran memakan (mengonsumsi) makanan halal (secara umum) tidaklah harus dimiliki...

Kesadaran Mengkonsumsi Makanan Halalan Thayyiban

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Sesungguhnya kesadaran memakan (mengonsumsi) makanan halal (secara umum) tidaklah harus dimiliki...

Inilah Alasan Kenapa Babi Di Haramkan

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Lemak babi yang ditambahkan pada makanan membuat makanan menjadi lebih menarik dan beraroma sedap...

Inilah Alasan Kenapa Babi Di Haramkan

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Lemak babi yang ditambahkan pada makanan membuat makanan menjadi lebih menarik dan beraroma sedap...

Nasi Goreng Singapore

31 Desember 2015 - Resep Masakan

Selain tingkat kematangan bumbu, yang perlu diperhatikan dalam memasak nasi goreng adalah kematangan...

Nasi Goreng Singapore

31 Desember 2015 - Resep Masakan

Selain tingkat kematangan bumbu, yang perlu diperhatikan dalam memasak nasi goreng adalah kematangan...

Halal Sebagai Kunci Kesuksesan Usaha

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

Pangan halal, kini, bukan hanya menjadi kebutuhan bagi orang yang beriman, melainkan juga telah...

Halal Sebagai Kunci Kesuksesan Usaha

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

Pangan halal, kini, bukan hanya menjadi kebutuhan bagi orang yang beriman, melainkan juga telah...

Mencermati Intervensi Budaya Melalui Makanan

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

sejarah pahit perang salib yang panjang dan dahsyat bukan hanya menimbulkan keperihan mendalam...

Mencermati Intervensi Budaya Melalui Makanan

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

sejarah pahit perang salib yang panjang dan dahsyat bukan hanya menimbulkan keperihan mendalam...

The Halal Guys Populerkan Kuliner Halal di AS

31 Desember 2015 - Produk & Resto Halal

The Halal Guys merupakan nama truk makanan yang menyediakan makanan-makanan halal....

The Halal Guys Populerkan Kuliner Halal di AS

31 Desember 2015 - Produk & Resto Halal

The Halal Guys merupakan nama truk makanan yang menyediakan makanan-makanan halal....

Ruang berbagi informasi dan interaksi para pelaku dan pemerhati kuliner halal di Indonesia. Halal dari sisi bahan yang digunakan dan proses pengolahannya.



 

Follow us on




  infodapurhalal@gmail.com

2018 Dapur Halal  -  www.kertas-putih.com