Mengenal Titik Kritis Halal Mie Instan

27 Desember 2015 - Seputar Halal

Sumber Gambar

Mie instan, makanan yang sangat akrab di lidah kita, baik hanya sekedar penunda lapar ataupun pengganti nasi terutama bagi anak kost.

Ya.. dengan berbagai aneka rasa yang ditawarkan baik rebus atau goreng dan mudahnya dalam mengolah membuat mie instan sangat disukai.

Bagi kita umat muslim, ada beberapa hal yang perlu kita cermati dari segi kehalalan produk mie instan ini. Hal ini sangat penting karena sekarang ini muncul beberapa merk mie instan yang sebelumnya tidak kita kenal dan masuk ke pasaran.

Dengan tulisan yang masih menggunakan bahasa asli negeri pengeksportnya, sulit bagi kita untuk mengidentifikasi. Berikut beberapa titik kritis kehalalan yang harus kita waspadai:

Tepung terigu

Tepung terigu yang berasal dari gandum sebenarnya halal untuk dikonsumsi, tetapi karena tepung ini harus difortifikasi (diperkaya) dengan vitamin dalam pembuatannya, maka hal ini yang menjadikan kritis.

Jika dilihat dari sumbernya, vitamin ada yang berasal dari bahan alami (tumbuhan/hewan), produk fermentasi maupun sintetik. Bila berasal dari hewan, harus dari hewan halal yang disembelih sesuai dengan syariah Islam. Sedangkan bila dari proses fermentasi perlu dilihat media yang digunakan tidak mengandung bahan haram atau najis.

Untuk jenis vitamin yang tidak stabil dilakukan proses penyalutan dimana bahannya bisa berasal dari tumbuhan misalnya gum arab ataupun dari hewan yaitu gelatin.

Gelatin ini harus dikritisi kehalalannya, karena selain bisa berasal dari ikan, tulang atau kulit sapi, bisa juga dari tulang atau kulit babi.

Bila berasal dari babi jelas haram, sedangkan yang berasal dari tulang atau kulit sapi harus ditelusuri dulu bagaimana cara penyembelihannya

Gambar via: wordpress.com

Bumbu (seasoning)

Bumbu didalamya terdiri dari MSG, flavor, HVP, yeast extract, dll. Untuk MSG titik kritisnya terletak pada media mikrobial, yaitu media yang digunakan untuk mengembangbiakkan mikroorganisme yang berfungsi memfermentasi bahan baku MSG.

Agar menimbulkan rasa gurih ditambahkan HVP dan yeast extract. HVP atau hidrolized vegetable protein merupakan jenis protein yang berasal dari tanaman misalnya kedelai kemudian dihidrolisasi dengan asam klorida ataupun dengan enzim.

Walau kemungkinan penggunaan enzim ini sebenarnya kecil, tapi bila ditelusur sumber enzim ini bisa berasal dari hewan, tumbuhan ataupun produk mikrobial. Kalau hewan tentu harus jelas hewan apa dan bagaimana penyembelihannya. Adapun yeast extract merupakan produk mikrobial.

Berbagai macam rasa mie seperti ayam bawang, kari ayam, soto, baso barbeque dll dimungkinkan karena ada penambahan flavor didalamnya.

Titik kritis flavor terletak pada sumber bahan penyusunnya yang mungkin saja berasal dari hewani, tumbuhan, produk microbial bahkan tidak tertutup kemungkinan penggunaan asam amino yang bisa berasal dari rambut manusia.

Tentu saja, bahan yang berasal dari bagian tubuuh manusia statusnya haram. Sedangkan bila dari hewan halal, harus jelas jenis dan cara penyembelihannya.

Gambar via: wordpress.com

Kecap dan sambal

Kecap dan sambal merupakan bahan tambahan makanan yang didalamnya terdapat flavor, MSG, emulsifier, kaldu tulang untuk menambah kelezatannya, dll. Emulsifier dapat berasal dari tumbuhan ataupun hewan yang harus kita ketahui dengan jelas sumbernya.

Minyak sayur

Pada umumnya, di Indonesia minyak berasal dari kelapa sawit yang halal sifatnya. Tetapi untuk di luar negeri walau dinamakan minyak sayur, tetapi ada kemungkinan pula ditambahkan campuran bahan hewani yang perlu ditelusur kehalalannya.

Selain itu, minyak sayur pada mie instan pun tak jarang pula ditambahkan bumbu, sehingga campuran bumbu ini perlu ditelusur lebih lanjut.

Gambar via: alicdn.com

Solid Ingredient

Solid ingredient adalah bahan-bahan pelengkap yang dapat berupa sosis, suwiran ayam, bawang goreng, cabe kering, dan sebagainya. Titik kritisnya tentu pada sumber hewani yang digunakan.

Gambar via: kaskus.id

Maka, melihat betapa kompleksnya bahan yang terkandung dalam sebuah mie instan, sangat penting kiranya kita sebagai konsumen senantiasa selektif dalam memilih mie instan yang hendak kita konsumsi.

Terlebih, bahan-bahan tersebut tidak bisa kita lihat dan identifikasi secara kasat mata.

Beruntung sudah banyak mie instan yang beredar di Indonesia telah memiliki sertifikat halal. Konsumen dimudahkan dalam melakukan pilihan karena sebelumnya telah dilakukan pengecekan dan penelusuran bahan baku secara menyeluruh.

Tetapi tidak salah kiranya bila kita tetap waspada pada berbagai macam merk mie instan dari luar negeri yang tidak jelas asal usulnya.

Sumber: Blogspot.com (dengan penyesuaian redaksi seperlunya)

"Keep the Halal Way" - Chef Dala

Mendidik Anak Tentang Makanan Halal Sejak Dini

12 Januari 2016 - Ragam Informasi

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, haruslah makanan yang halal dan baik. Hal ini telah dicontoh...

Mendidik Anak Tentang Makanan Halal Sejak Dini

12 Januari 2016 - Ragam Informasi

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, haruslah makanan yang halal dan baik. Hal ini telah dicontoh...

Madu Jadi Kunci Memasak Kuliner Jepang Halal

12 Januari 2016 - Seputar Halal

Pecinta kuliner Jepang pasti tahu salah satu bumbu wajib kuliner Jepang, mirin. Bumbu dapur ini...

Madu Jadi Kunci Memasak Kuliner Jepang Halal

12 Januari 2016 - Seputar Halal

Pecinta kuliner Jepang pasti tahu salah satu bumbu wajib kuliner Jepang, mirin. Bumbu dapur ini...

Kesadaran Mengkonsumsi Makanan Halalan Thayyiban

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Sesungguhnya kesadaran memakan (mengonsumsi) makanan halal (secara umum) tidaklah harus dimiliki...

Kesadaran Mengkonsumsi Makanan Halalan Thayyiban

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Sesungguhnya kesadaran memakan (mengonsumsi) makanan halal (secara umum) tidaklah harus dimiliki...

Inilah Alasan Kenapa Babi Di Haramkan

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Lemak babi yang ditambahkan pada makanan membuat makanan menjadi lebih menarik dan beraroma sedap...

Inilah Alasan Kenapa Babi Di Haramkan

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Lemak babi yang ditambahkan pada makanan membuat makanan menjadi lebih menarik dan beraroma sedap...

Nasi Goreng Singapore

31 Desember 2015 - Resep Masakan

Selain tingkat kematangan bumbu, yang perlu diperhatikan dalam memasak nasi goreng adalah kematangan...

Nasi Goreng Singapore

31 Desember 2015 - Resep Masakan

Selain tingkat kematangan bumbu, yang perlu diperhatikan dalam memasak nasi goreng adalah kematangan...

Halal Sebagai Kunci Kesuksesan Usaha

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

Pangan halal, kini, bukan hanya menjadi kebutuhan bagi orang yang beriman, melainkan juga telah...

Halal Sebagai Kunci Kesuksesan Usaha

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

Pangan halal, kini, bukan hanya menjadi kebutuhan bagi orang yang beriman, melainkan juga telah...

Mencermati Intervensi Budaya Melalui Makanan

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

sejarah pahit perang salib yang panjang dan dahsyat bukan hanya menimbulkan keperihan mendalam...

Mencermati Intervensi Budaya Melalui Makanan

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

sejarah pahit perang salib yang panjang dan dahsyat bukan hanya menimbulkan keperihan mendalam...

The Halal Guys Populerkan Kuliner Halal di AS

31 Desember 2015 - Produk & Resto Halal

The Halal Guys merupakan nama truk makanan yang menyediakan makanan-makanan halal....

The Halal Guys Populerkan Kuliner Halal di AS

31 Desember 2015 - Produk & Resto Halal

The Halal Guys merupakan nama truk makanan yang menyediakan makanan-makanan halal....

Ruang berbagi informasi dan interaksi para pelaku dan pemerhati kuliner halal di Indonesia. Halal dari sisi bahan yang digunakan dan proses pengolahannya.



 

Follow us on




  infodapurhalal@gmail.com

2018 Dapur Halal  -  www.kertas-putih.com