Mengapa Daging Halal Berkualitas Tinggi

12 Oktober 2015 - Keamanan Pangan

Sumber Gambar

Daging halal dihasilkan dari penyembelihan hewan halal secara Islam. Dalam hal ini, daging halal menjadi hal yang sangat penting bagi setiap Muslim, karena tidak hanya berpengaruh baik terhadap kesehatan tetapi  juga mempengaruhi  pembentukan perilaku.

Penyembelihan merupakan salah satu metoda untuk mematikan hewan dengan melakukan pemotongan pada leher dengan tujuan mengonsumsi dagingnya. Hewan halal dimaksud adalah jenis hewan yang dibolehkan umat muslim untuk mengonsumsinya.

Penyembelihan secara Islam diartikan sebagai penyembelihan sesuai  syariat Islam, yaitu; penyembelihan yang diawali dengan membaca Basmallah yang  dilakukan dengan menggunakan pisau tajam, dengan memotong 3 saluran pada leher, yaitu: saluran makan, saluran napas serta dua saluran pembuluh darah, yaitu arteri karotis dan vena jugularis.

”Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayatNya.” (QS. Al-An’am [6]: 118)

Penyembelihan akan mengalirkan darah hewan keluar tubuh secara cepat. Darah yang masih bersarang didalam tubuh hewan akan bisa menjadi tempat  perkembang biakan kuman, bakteri dan toksin.

Mikroorganisme yang berkembang akan  dapat menyebabkan berbagai penyakit. Sedangkan ketika darah hewan telah keluar secara sempurna dari tubuh hewan sembelihan, akan  dihasilkan daging yang lebih segar dan tahan lama.

Namun mengenai paradigma penyembelihan secara Islam, sebagian pendapat kalangan mengkhawatirkan akan menyakiti hewan dengan cara tersebut dan dengan melakukan pemingsanan atau menembak hewan terlebih dahulu dianggap yang lebih baik. Karena dianggap lebih mengedepankan kasih sayang kepada hewan sembelihan.

Hadis Rasulullah s.a.w: ”Dari Syidad bin Aus ra. bahwasanya rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya Allah mengharuskan berbuat baik terhadap segala hal. Untuk itu, bila kalian membunuh, bunuhlah dengan cara yang baik dan bila kalian menyembelih, sembelihlan dengan cara yang baik. Dan hendaknya satu di antara kalian mempertajam pisaunya serta membuat senang hewan yang akan disembelih.” (HR. Muslim dalam Kitab Shahih Muslim juz 3 halaman 1548 hadis nomor 1955)

Gambar via: Daging Halal

Hasil penelitian Prof. Schultz dan Dr. Hazim dari Universitas Hanover (Jerman) menepis hal itu. Dua peneliti ini, melalui eksperimennya menggunakan Electroencephalogram (EEG–alat yang mencatat aktivitas listrik otak) dan Electrocardiogram (EKG–alat yang mencatat gelombang listrik yang dihasilkan oleh detak jantung) bahwa: Tiga detik pertama saat dilakukan penyembelihan secara Islam; yang tercatat pada EEG–tidak menunjukkan perubahan dari grafik sebelum disembelih, yang mengindikasikan bahwa hewan tersebut tidak merasa sakit selama atau beberapa saat setelah disembelih.

Selama 3 detik berikutnya, EEG mencatat kondisi tidur nyenyak atau tidak sadar. Hal ini disebabkan darah yang memancar keluar dari tubuh dalam jumlah besar.Setelah fase-fase selama 6 detik tersebut, EEG mencatat level nol, menunjukkan binatang tidak lagi merasakan sakit sama sekali.

Saat pesan menuju otak (EEG) turun ke level nol, jantung masih berdebar dan tubuh masih kejang-kejang keras sebagai tindakan refleks sumsum tulang belakang, untuk mendorong darah keluar maksimal dari tubuh.  

Sebaliknya, hasil pengamatan terhadap metode dengan pemingsanan atau penembakan hewan terlebih dahulu justru akan menyebabkan memar pada otot dan otak  yang mengindikasikan rasa sakit yang parah, akibatnya jantung kehilangan kemampuan untuk menarik darah dari seluruh organ tubuh serta tidak mampu lagi memompanya keluar maksimal dari tubuh, darah itupun membeku di dalam urat/pembuluh darah dalam daging.

Ini menjadi media sangat baik bagi tumbuh kembangnya bakteri dan mikroorganisme lain yang dapat merusak kualitas daging. Dalam daging hewan terdapat glikogen yang merupakan karbohidratsumber energi.

Setelah hewan disembelih, glikogen dalam daging diubah menjadi asam laktat. Ini menjadikan pH daging lebih rendah, dan kondisi ini akan menahan serangan bakteri pembusuk, sehingga dengan demikian daging tidak cepat busuk. 

Di samping itudengan menurunnya pH maka warna daging menjadi lebih cerah, sehingga kualitas daging lebih baik. Dengan ini mengindikasikan bahwa penyembelihan secara Islam bersifat manusiawi dan menghasilkan daging berkualitas tinggi.

Penulis: Lady Yulia (Pelaksana Subdit Halal Diturais dan Binsyar, Mahasiswi Magister Universitas Andalas, Padang)  

"Keep the Halal Way" - Chef Dala

Mendidik Anak Tentang Makanan Halal Sejak Dini

12 Januari 2016 - Ragam Informasi

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, haruslah makanan yang halal dan baik. Hal ini telah dicontoh...

Mendidik Anak Tentang Makanan Halal Sejak Dini

12 Januari 2016 - Ragam Informasi

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita, haruslah makanan yang halal dan baik. Hal ini telah dicontoh...

Madu Jadi Kunci Memasak Kuliner Jepang Halal

12 Januari 2016 - Seputar Halal

Pecinta kuliner Jepang pasti tahu salah satu bumbu wajib kuliner Jepang, mirin. Bumbu dapur ini...

Madu Jadi Kunci Memasak Kuliner Jepang Halal

12 Januari 2016 - Seputar Halal

Pecinta kuliner Jepang pasti tahu salah satu bumbu wajib kuliner Jepang, mirin. Bumbu dapur ini...

Kesadaran Mengkonsumsi Makanan Halalan Thayyiban

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Sesungguhnya kesadaran memakan (mengonsumsi) makanan halal (secara umum) tidaklah harus dimiliki...

Kesadaran Mengkonsumsi Makanan Halalan Thayyiban

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Sesungguhnya kesadaran memakan (mengonsumsi) makanan halal (secara umum) tidaklah harus dimiliki...

Inilah Alasan Kenapa Babi Di Haramkan

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Lemak babi yang ditambahkan pada makanan membuat makanan menjadi lebih menarik dan beraroma sedap...

Inilah Alasan Kenapa Babi Di Haramkan

06 Januari 2016 - Seputar Halal

Lemak babi yang ditambahkan pada makanan membuat makanan menjadi lebih menarik dan beraroma sedap...

Nasi Goreng Singapore

31 Desember 2015 - Resep Masakan

Selain tingkat kematangan bumbu, yang perlu diperhatikan dalam memasak nasi goreng adalah kematangan...

Nasi Goreng Singapore

31 Desember 2015 - Resep Masakan

Selain tingkat kematangan bumbu, yang perlu diperhatikan dalam memasak nasi goreng adalah kematangan...

Halal Sebagai Kunci Kesuksesan Usaha

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

Pangan halal, kini, bukan hanya menjadi kebutuhan bagi orang yang beriman, melainkan juga telah...

Halal Sebagai Kunci Kesuksesan Usaha

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

Pangan halal, kini, bukan hanya menjadi kebutuhan bagi orang yang beriman, melainkan juga telah...

Mencermati Intervensi Budaya Melalui Makanan

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

sejarah pahit perang salib yang panjang dan dahsyat bukan hanya menimbulkan keperihan mendalam...

Mencermati Intervensi Budaya Melalui Makanan

31 Desember 2015 - Ragam Informasi

sejarah pahit perang salib yang panjang dan dahsyat bukan hanya menimbulkan keperihan mendalam...

The Halal Guys Populerkan Kuliner Halal di AS

31 Desember 2015 - Produk & Resto Halal

The Halal Guys merupakan nama truk makanan yang menyediakan makanan-makanan halal....

The Halal Guys Populerkan Kuliner Halal di AS

31 Desember 2015 - Produk & Resto Halal

The Halal Guys merupakan nama truk makanan yang menyediakan makanan-makanan halal....

Ruang berbagi informasi dan interaksi para pelaku dan pemerhati kuliner halal di Indonesia. Halal dari sisi bahan yang digunakan dan proses pengolahannya.



 

Follow us on




  infodapurhalal@gmail.com

2018 Dapur Halal  -  www.kertas-putih.com